Laskarmalaka.com || Menjelang Natal dan Tahun Baru, permintaan telur, tepung terigu, dan bahan kue lainnya di Kabupaten Malaka diperkirakan meningkat hingga dua kali lipat. Penjualan normal di Toko Bejulai berkisar 300 ikat per minggu, namun saat mendekati Nataru bisa mencapai 500–600 ikat.
Pemilik Toko Grosir Bejulai Betun, Ramli, memprediksi harga telur akan mengalami kenaikan dari Rp62 ribu menjadi Rp65–70 ribu per rak setelah 20 Desember. Kenaikan ini dipicu meningkatnya permintaan sekaligus adanya keterlambatan pasokan dari luar daerah.
Pasokan telur diperkuat melalui pengiriman dari Kupang dan Surabaya menggunakan armada logistik milik toko. Strategi ini memungkinkan suplai tetap lancar, bahkan saat puncak Nataru pengiriman bisa dilakukan hingga dua kali seminggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















