Laskarmalaka.com || Pemerintah Kabupaten Malaka kembali menegaskan arah transformasi birokrasi melalui pesan mendalam dari Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS). Dalam sebuah pertemuan resmi bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), SBS menyampaikan filosofi sederhana namun sarat makna “Mau panen harus tanam.”
Bukan sekadar pepatah, kalimat ini menjadi kompas moral dan pedoman kerja yang ingin ia kokohkan dalam setiap lini pemerintahan.
Bupati SBS menegaskan bahwa setiap keberhasilan pembangunan adalah buah dari proses panjang, perencanaan matang, kerja disiplin, dan evaluasi jujur. Tidak ada capaian yang datang tiba-tiba tanpa usaha yang konsisten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau kita ingin hasil yang baik, maka kita harus bekerja dengan cara yang benar. Mau panen harus tanam. Tidak ada panen bagi mereka yang tidak menanam,” tegasnya.
Menurut SBS, ASN sebagai ujung tombak pelayanan publik harus mampu menjadi “penanam yang baik”, memastikan rakyat merasakan hasil dari setiap kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah.
Dalam arahannya, SBS kembali menegaskan tiga prinsip fundamental yang harus melekat dalam budaya kerja ASN Malaka:
1. Kerja Sesuai Aturan
ASN wajib memahami regulasi. Tidak boleh ada praktik lama yang menabrak ketentuan atau menghambat pelayanan.
2. Kerja Berkualitas
Kualitas hasil lahir dari kualitas proses. Karena itu, peningkatan kompetensi, ketelitian, dan rasa tanggung jawab menjadi keharusan.
3. Kerja yang Bermanfaat untuk Rakyat
Pemerintahan ada untuk melayani. Setiap tindakan ASN harus membawa dampak langsung bagi masyarakat.
“Kita ada karena rakyat. Setiap hari kita bekerja, pastikan rakyat merasakan manfaatnya,” ujar SBS.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















