Prestasi Yoko juga memicu inspirasi di kalangan anak-anak Malaka. Mereka kembali mengisi lapangan kampung, meniru selebrasi dan mulai menekuni sepak bola lebih serius. Namun, SBS menekankan bahwa idola sejati adalah yang meneladani etos kerja, bukan sekadar gerakan di lapangan.
Ke depan, PS Malaka dan pihak terkait dituntut membangun pembinaan berkelanjutan agar prestasi tidak berhenti pada satu generasi. Program latihan berjenjang, fasilitas memadai, pelatih bersertifikat, dan kompetisi rutin menjadi kunci untuk melahirkan talenta berikutnya.
Dengan gelar Top Skor ini, Yoko Jehaman tidak hanya menorehkan prestasi pribadi, tetapi juga membuka harapan baru bagi sepak bola Malaka. Seperti pesan Bupati SBS: “Tetap rendah hati. Tetap berjuang.”**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















