Plt. Kadis Perikanan dan Kelautan, Yanuarius Tae Seran, menjelaskan bahwa filosofi program ini adalah “aset negara harus kembali ke rakyat.” Tambak pemerintah menjadi pusat pembelajaran yang bisa digandakan oleh masyarakat di lahan pribadi mereka.
Dengan dukungan penuh Bupati Stefanus Bria Seran dan Wabup Henri Melki Simu, program ini diharapkan memperkuat usaha rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan efek ganda pada kesejahteraan masyarakat, sambil memastikan pangan tetap tersedia.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















