Deretan prestasi tersebut menunjukkan satu hal penting: sistem pembinaan sepak bola di Kabupaten Malaka sedang berada pada jalur yang benar.
Karena itu, banyak pecinta sepak bola usia dini mulai meyakini bahwa SSB PS Malaka U-17 berpeluang besar menjadi juara Soeratin Cup NTT 2026, keyakinan itu bukan sekadar euforia. Keyakinan itu lahir dari fakta, dari proses panjang, dan dari hasil yang telah terlihat di berbagai kelompok umur.
Tentu saja, sepak bola tidak pernah bisa diprediksi sepenuhnya. Di atas lapangan, semua tim memiliki peluang yang sama. Lawan-lawan yang akan dihadapi SSB PS Malaka juga datang dengan persiapan terbaik mereka. Namun, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, PS Malaka datang bukan hanya membawa harapan, melainkan juga membawa modal prestasi, pengalaman, dan kepercayaan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, berulang kali menyampaikan bahwa hanya satu gelar Soeratin yang belum berhasil dibawa pulang ke Kabupaten Malaka, yakni gelar U-17. Pernyataan itu bukan sekadar target organisasi, melainkan cerminan dari mimpi bersama seluruh masyarakat Malaka.
Kini, di Sikka pada tahun 2026, kesempatan itu kembali hadir. Generasi muda PS Malaka memiliki peluang untuk menuliskan sejarah baru, mengakhiri penantian panjang, dan mempersembahkan gelar yang selama ini selalu berada di depan mata namun belum pernah berhasil diraih.
Apakah tahun 2026 akan menjadi tahun bersejarah bagi SSB PS Malaka U-17?
Jawabannya akan ditentukan di atas lapangan. Namun satu hal yang pasti, tidak pernah sebelumnya SSB PS Malaka datang dengan fondasi pembinaan, dan optimisme sebesar yang dimiliki saat ini.
Dan mungkin, setelah bertahun-tahun menunggu, inilah saatnya trofi Piala Soeratin Cup U-17 Nusa Tenggara Timur pulang ke Malaka.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















