Rute pawai dimulai dari Halaman Dekenat Malaka, melewati Tabene, Bakateu, Lapangan Umum Wemalae, dan kembali ke Dekenat Malaka. Sepanjang rute, warga terlihat antusias menyaksikan setiap penampilan.
Cici, salah seorang warga Kota Betun, mengaku senang atas penyelenggaraan karnaval tersebut. “Menurut saya ini sangat luar biasa karena tahun lalu tidak ada. Sebelum bapak dr. Stefanus Bria Seran menjadi bupati, kegiatan ini tidak ada. Setelah beliau menjadi bupati, karnaval sangat ramai. Pesertanya unik-unik. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” ujarnya, Minggu (17/8/2025).
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempromosikan budaya lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui partisipasi UMKM setempat.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















