Laskarmalaka.com || Di ujung timur negeri, dari sebuah kabupaten kecil yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste, harapan besar sedang dipupuk. Di tengah keterbatasan, terbitlah mimpi besar. Di balik peluh dan semangat anak-anak muda, tersimpan tekad untuk menunjukkan bahwa Malaka juga bisa.
Adalah PS Malaka U15, tim sepak bola muda yang lahir dari tanah perjuangan, kini bersiap mengangkat nama NTT di panggung nasional. Mereka bukan sekadar datang untuk bermain. Mereka datang dengan tekad untuk membuktikan bahwa talenta dari timur tak bisa dipandang sebelah mata.
Di bawah komando pelatih Ade Sjan, yang dikenal disiplin dan penuh dedikasi, serta manajer Dr. Dion Bria Seran, seorang tokoh inspiratif yang membawa semangat pembinaan usia dini dengan hati dan visi, PS Malaka U15 kini telah menjelma menjadi tim yang solid, militan, dan tak gentar menghadapi siapa pun lawannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Uji coba terakhir melawan Kancil FC menjadi saksi betapa anak-anak Malaka ini tampil penuh percaya diri. Mereka bermain dengan intensitas tinggi, tanpa ragu, tanpa takut. Bukan sekadar teknik yang mereka tampilkan, tapi karakter. Sebuah karakter yang dibentuk dari latihan keras, disiplin tinggi, dan impian yang besar.
“Anak-anak ini luar biasa. Mereka bukan hanya bermain bola, mereka membawa harapan seluruh Malaka. Semangat mereka tinggi, disiplin mereka tak goyah, dan yang paling penting mereka bangga memakai lambang Malaka di dada mereka,” ujar Dr. Dion Bria Seran. “Kami datang bukan untuk sekadar hadir. Kami datang untuk membawa pulang kebanggaan.”tambahnya kepada media ini di Lapangan Umum Betun, Kecamatan Malaka Tengah, selepas Melakukan uji coba Ps Malaka U15 vs Kancil Fc, Sabtu 20 September 2025.
Di balik semua itu, berdiri sosok-sosok pemimpin yang tak tinggal diam. Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, dan Wakil Bupati Henri Melki Simu dan Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran memberikan dukungan nyata. Bukan hanya kata-kata, tapi kebijakan, perhatian, dan dorongan langsung agar sepak bola usia dini menjadi prioritas pembangunan karakter generasi muda Malaka.
Bupati SBS dalam berbagai kesempatan menyebut bahwa olahraga bukan hanya soal prestasi, tapi juga alat untuk membentuk manusia yang tangguh, sehat, dan berkarakter.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















