Berdasarkan keterangan polisi, peristiwa ini bermula pada Jumat siang sekitar pukul 14.30 Wita, ketika korban mengantar ayahnya, Markus Ano, ke kebun di Uel, Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur.
Sekitar pukul 15.30 Wita, korban kembali ke rumah dan meminta uang kepada ibunya, Orance Snae, untuk membeli pulsa. Namun, permintaan tersebut ditolak.
Setelah itu, korban masuk ke kamar. Pada pukul 16.00 Wita, sang ibu memanggil korban untuk membuka pintu kamar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika pintu dibuka, korban langsung berlari keluar rumah dengan membawa sebuah benda yang disembunyikan di balik bajunya.
Korban tidak terlihat selama satu jam berikutnya, sehingga keluarga mulai mencari keberadaannya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















