Ia menyebutkan bahwa setiap kecamatan dan desa memiliki tantangan kebersihan yang berbeda, sehingga para pemangku wilayah perlu menyusun strategi yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Penanganan sampah dan perbaikan sanitasi menjadi fokus utama untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kenyamanan lingkungan pemukiman.
Selain itu, SBS menekankan bahwa membangun budaya kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab moral seluruh warga Malaka. Karena itu, kegiatan Jumat Bersih diharapkan tidak sekadar menjadi aksi gotong royong singkat, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarwarga.
Untuk memastikan keberlanjutan, Pemkab Malaka akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan Jumat Bersih di tiap kecamatan dan desa. Hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam mengembangkan program kebersihan yang lebih inovatif dan berdampak jangka panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah daerah juga membuka kesempatan bagi komunitas, kelompok pemuda, dan organisasi masyarakat sipil untuk berkolaborasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Partisipasi berbagai pihak diyakini dapat mempercepat perubahan pola pikir masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan demi kesehatan bersama**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















