Ida menjelaskan, pengurusan SIM merupakan sikap kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Dengan memiliki SIM, masyarakat lebih nyaman dalam mengendarai kendaraan.
Selain mengurus SIM, kepala desa juga memfasilitasi masyarakat yang hendak membayar pajak kendaraan agar pajak kendaraan bayar tepat waktu dan tidak menunggak sampai bertahun-tahun yang bisa menambah beban bagi pemilik kendaraan.
Kades Ida menyampaikan terima kasih kepada Polres Malaka, khususnya Satlantas yang telah mendukung dan melayani pengurusan SIM bagi masyarakat Desa Taaba. Bahkan, Polantas bersedia menjemput masyarakat di Desa Taaba. Setelah selesai pelayanan, polantas juga menghantar kembali masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah masyarakat yang mendapat SIM, Yosep Seran Halek, Dominggus Nahak, Fidelis Teti mengaku senang dan bersyukur karena mereka mendapatkan SIM secara gratis. Semua biaya ditanggung oleh pemerintah desa.
“Kami senang dan bersyukur karena kami dapat SIM gratis dari ibu desa. Program dari ibu Desa Taaba sangat membantu kami masyarakat kecil. Kami sampaikan terima kasih kepada ibu Desa Taaba,” ungkap warga sambil menunjukkan SIM barunya.
Menurut masyarakat, selama tiga tahun menjadi kepala desa, Kades Ida Nahak banyak membuat kebijakan dan program yang sangat menyentuh kebutuhan masyarakat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mereka menyebutnya, selain mengurus SIM bagi masyarakat, kades Taaba juga membantu uang transportasi antar ibu hamil ke puskesmas dan rumah sakit, memberikan paket sembako, bantuan kematian, bantuan bagi siswa siswi prestasi, bantuan viber, bantuan air bersih, bantuan ternak babi, jagung, kacang hijau, benang, dan bantuan sosial lainnya. **
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















