Didampingi jajaran pimpinan daerah, termasuk Ketua DPRD dan para kepala OPD, peninjauan ini menegaskan satu hal: pemerintah tidak boleh jauh dari realitas di lapangan. Kehadiran langsung menjadi simbol bahwa pembangunan bukan hanya laporan di atas meja, tetapi kerja nyata yang harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bagi SBS, bronjong dan tanggul bukan sekadar proyek fisik. Ia adalah benteng perlindungan bagi warga yang hidup di sepanjang aliran sungai penjaga dari ancaman banjir yang kerap datang tanpa kompromi. Di balik susunan batu itu, ada harapan akan rasa aman, ada jaminan bagi petani, nelayan, dan keluarga yang menggantungkan hidup di wilayah tersebut.
Di bawah terik matahari, pesan itu terasa semakin kuat: pembangunan di Malaka bukan hanya tentang rencana, tetapi tentang keberanian untuk hadir, memastikan, dan memperjuangkannya hingga tuntas.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















