Narasumber Seminar Penataan Lembaga Adat Disambut Prosesi Adat di Kantor Bupati Malaka

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 29 April 2026 - 11:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 418 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

5.Rm.Dr.Florens Maxi Un Bria pr. Materi: kajian teologi filsafat terhadap lapisan adat masyarakat adat di Wewiku Wehali dalam rangka penataan lembaga adat di kabupaten Malaka 

Penyambutan berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya lokal. Para tamu yang hadir menerima sapaan adat sebagai bentuk penghormatan dari Pemerintah Kabupaten Malaka. Tarian Likurai dan Bidu Lalok yang ditampilkan semakin menambah semarak suasana, sekaligus memperlihatkan kekayaan tradisi daerah.

READ  Umutnana Sambut Ketua TP PKK NTT, Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Kolaborasi

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Seminar Penataan Lembaga Adat yang bertujuan memperkuat peran serta fungsi lembaga adat dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah Kepemimpinan Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu terus mendorong agar setiap kegiatan resmi tetap mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. Hal ini dinilai penting sebagai upaya menjaga identitas budaya sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat.

READ  Hampir 1.000 Hektare Lahan di Malaka Kini Produktif, Ekonomi Warga Meningkat

Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka berharap para narasumber dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif dalam penataan lembaga adat demi mendukung pembangunan daerah yang berakar pada budaya lokal.**

Berita Terkait

Wakil Bupati Malaka Hadiri Rakor Kemendikdasmen di Kupang, Tegaskan Sinkronisasi Program Pendidikan
Bupati Malaka Tegaskan Larangan Pemakaman di Halaman Rumah, Dorong TPU di Setiap Desa
Suasana Haru dan Bahagia Warnai Penerimaan Amplop Siswa Kelas XII SMA Negeri Harekakae.Simak Sambutan Perwakilan Siswa Kelas XII !!!
Lulus 100 Persen, SMA Negeri Harekakae Serahkan Amplop Kelulusan kepada 347 Siswa Kelas XII
Pemkab Malaka Perketat Pengawasan Pembangunan Jembatan Gantung Numbei
Bupati Malaka Tegaskan Percepatan Penataan Lembaga Adat sebagai Agenda Strategis Daerah
Pemerintah, Agama, dan Adat Harus Bersinergi Mengurus Masyarakat Malaka
Seminar Penataan Lembaga Adat di Malaka Dorong Kejelasan Struktur dan Regenerasi Kepemimpinan Adat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:46 WITA

Wakil Bupati Malaka Hadiri Rakor Kemendikdasmen di Kupang, Tegaskan Sinkronisasi Program Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 14:27 WITA

Bupati Malaka Tegaskan Larangan Pemakaman di Halaman Rumah, Dorong TPU di Setiap Desa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:21 WITA

Suasana Haru dan Bahagia Warnai Penerimaan Amplop Siswa Kelas XII SMA Negeri Harekakae.Simak Sambutan Perwakilan Siswa Kelas XII !!!

Senin, 4 Mei 2026 - 11:58 WITA

Lulus 100 Persen, SMA Negeri Harekakae Serahkan Amplop Kelulusan kepada 347 Siswa Kelas XII

Kamis, 30 April 2026 - 20:53 WITA

Pemkab Malaka Perketat Pengawasan Pembangunan Jembatan Gantung Numbei

Kamis, 30 April 2026 - 01:49 WITA

Pemerintah, Agama, dan Adat Harus Bersinergi Mengurus Masyarakat Malaka

Rabu, 29 April 2026 - 23:35 WITA

Seminar Penataan Lembaga Adat di Malaka Dorong Kejelasan Struktur dan Regenerasi Kepemimpinan Adat

Rabu, 29 April 2026 - 11:57 WITA

Narasumber Seminar Penataan Lembaga Adat Disambut Prosesi Adat di Kantor Bupati Malaka

Berita Terbaru