5.Rm.Dr.Florens Maxi Un Bria pr. Materi: kajian teologi filsafat terhadap lapisan adat masyarakat adat di Wewiku Wehali dalam rangka penataan lembaga adat di kabupaten Malaka
Penyambutan berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya lokal. Para tamu yang hadir menerima sapaan adat sebagai bentuk penghormatan dari Pemerintah Kabupaten Malaka. Tarian Likurai dan Bidu Lalok yang ditampilkan semakin menambah semarak suasana, sekaligus memperlihatkan kekayaan tradisi daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Seminar Penataan Lembaga Adat yang bertujuan memperkuat peran serta fungsi lembaga adat dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah Kepemimpinan Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu terus mendorong agar setiap kegiatan resmi tetap mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. Hal ini dinilai penting sebagai upaya menjaga identitas budaya sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat.
Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka berharap para narasumber dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif dalam penataan lembaga adat demi mendukung pembangunan daerah yang berakar pada budaya lokal.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















