Laskarmalaka.com|| Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah Kepemimpinan Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka,Henri Melki Simu melalui dinas Pertanian menargetkan pengolahan lahan pertanian seluas 3.000 hektare yang akan dilaksanakan secara serentak mulai Juli hingga Desember 2026 dengan menggunakan traktor dan excavator. Program tersebut disiapkan sebagai langkah strategis meningkatkan produksi pertanian dan memperluas areal tanam masyarakat.
Pelaksanaan program olah lahan menggunakan ekskavator pada wilayah pegunungan difokuskan pada 10 kecamatan di Kabupaten Malaka, dengan pengecualian Kecamatan Malaka Barat dan Wewiku.
Untuk menjawab tantangan kondisi geografis di wilayah pegunungan, pemerintah daerah menyiapkan penggunaan alat berat berupa ekskavator guna mendukung pembukaan dan pengolahan lahan baru. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan pihak ketiga melalui mekanisme lelang sesuai ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Laurens Bere, Plh.Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Malaka ketika ditemui menyampaikan bahwa dalam rangka memastikan pengolahan lahan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, Pemkab Malaka bekerja sama dengan Universitas Nusa Cendana untuk melakukan Survey Investigation and Design (SID).
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















