“Kami datang dengan hati yang penuh duka, tetapi juga penuh hormat. Pada masa kepemimpinan beliau, Malaka masih menjadi bagian dari Belu,” kata Stefanus.
Ia menambahkan, nilai kepemimpinan dan pengabdian yang ditinggalkan almarhum menjadi teladan bagi masyarakat hingga saat ini.
Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten Malaka juga menjadi simbol kuat persaudaraan antara kedua daerah yang memiliki keterikatan sejarah panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan bersama, tidak hanya bagi masyarakat Belu, tetapi juga masyarakat Malaka,” ujar Stefanus.
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















