Dokter Kandungan di Malaka Latih Bidan Tangani Perdarahan Pasca Melahirkan

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 263 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laskarmalaka.com || Tingginya kasus kematian ibu akibat perdarahan pasca melahirkan mendorong para dokter spesialis kandungan di Kabupaten Malaka bergerak cepat membekali bidan dengan keterampilan penanganan kegawatdaruratan persalinan. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui workshop kesehatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Malaka, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Minggu (10/5/2026).

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Dionisius Christian Bria Seran atau yang akrab disapa dr. Dion menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya bidan di Puskesmas, menjadi langkah penting untuk menekan angka kematian ibu melahirkan di wilayah perbatasan.

READ  Malaka Targetkan 5 Besar Penyusun Anggaran Terbaik NTT

Menurutnya, workshop kesehatan perlu dilakukan secara rutin karena perkembangan ilmu dan metode penanganan medis terus berubah dari waktu ke waktu.

“Dalam satu tahun seharusnya kegiatan seperti ini dilakukan lebih dari dua kali karena ilmu kedokteran terus berkembang dan perlu di-update,” ujarnya.

Workshop tersebut difokuskan pada penanganan perdarahan pasca melahirkan atau postpartum hemorrhage (PPH), yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia.

READ  Bupati Malaka Tinjau Pembangunan Jalan Haitimuk–Kakaniuk, Warga Sampaikan Terimakasih

“Topik hari ini fokus pada penanganan perdarahan pasca melahirkan karena kasus ini dianggap paling sering menyebabkan kematian ibu,” katanya.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 tercatat lima kasus kematian ibu di Kabupaten Malaka. Dari jumlah tersebut, tiga kasus di antaranya disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan.

Berita Terkait

DPRD Malaka Studi Banding di Gianyar Bali, Dalami Tata Kelola Budaya, BKPD, hingga Ketenagakerjaan
SBS-HMS Kembali Lakukan Penyegaran Birokrasi Malaka, Tiga Pejabat Baru Resmi Dilantik
Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030
Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola
Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan Apresiasi Gerak Cepat Pemda Malaka dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan MBG
Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS
Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga
Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WITA

DPRD Malaka Studi Banding di Gianyar Bali, Dalami Tata Kelola Budaya, BKPD, hingga Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 15:17 WITA

Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030

Kamis, 24 September 2026 - 14:57 WITA

Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola

Senin, 14 September 2026 - 13:33 WITA

Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan Apresiasi Gerak Cepat Pemda Malaka dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan MBG

Sabtu, 12 September 2026 - 18:00 WITA

Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni

Berita Terbaru