Dokter Kandungan di Malaka Latih Bidan Tangani Perdarahan Pasca Melahirkan

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 257 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laskarmalaka.com || Tingginya kasus kematian ibu akibat perdarahan pasca melahirkan mendorong para dokter spesialis kandungan di Kabupaten Malaka bergerak cepat membekali bidan dengan keterampilan penanganan kegawatdaruratan persalinan. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui workshop kesehatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Malaka, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Minggu (10/5/2026).

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Dionisius Christian Bria Seran atau yang akrab disapa dr. Dion menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya bidan di Puskesmas, menjadi langkah penting untuk menekan angka kematian ibu melahirkan di wilayah perbatasan.

READ  Kerja Nyata!!! Agustinus Nahak Tepati Janji Kepada Masyarakat Rinhat Untuk Timbun Longsor di Desa Lotas. Masyarakat Ucap Terimakasih

Menurutnya, workshop kesehatan perlu dilakukan secara rutin karena perkembangan ilmu dan metode penanganan medis terus berubah dari waktu ke waktu.

“Dalam satu tahun seharusnya kegiatan seperti ini dilakukan lebih dari dua kali karena ilmu kedokteran terus berkembang dan perlu di-update,” ujarnya.

Workshop tersebut difokuskan pada penanganan perdarahan pasca melahirkan atau postpartum hemorrhage (PPH), yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia.

READ  Wendi Nahak Dorong 1.000 Beasiswa PIP, Perkuat Akses Pendidikan Anak Perbatasan Malaka

“Topik hari ini fokus pada penanganan perdarahan pasca melahirkan karena kasus ini dianggap paling sering menyebabkan kematian ibu,” katanya.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 tercatat lima kasus kematian ibu di Kabupaten Malaka. Dari jumlah tersebut, tiga kasus di antaranya disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan.

Berita Terkait

Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga
Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo
Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni
Penerima Bertambah Pada Tahap II, 125 KK di Desa Wekeke Terima 30 Kg Beras, Pemdes Pastikan Bantuan Disalurkan Sesuai Data
Pemkab Malaka Kerahkan Empat TR-4 untuk Pacul Tanah Gratis di Rinhat, Masyarakat Beri Apresiasi dan Bersyukur
APKASI Otonomi Expo 2026, Bupati Malaka SBS Dorong Ide Bersama untuk Kemajuan Daerah
TR4 Mulai Dilepas Menuju Kecamatan, Pemkab Malaka Dahulukan Lahan Pegunungan
Pemkab Malaka Berikan Pesan Tegas, Lahan Yang Sudah Diolah TR4 Wajib Ditanami

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:15 WITA

Sister Puskesmas Bawa Perubahan ke Biudukfoho, ILP Capai 90 Persen, CKG Terus Diperluas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:59 WITA

Sister Puskesmas Jadi Titik Balik, Biudukfoho Benahi Layanan dari Ruang Tunggu hingga Desa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:50 WITA

CKG Menjangkau Desa dan Sekolah, Puskesmas Biudukfoho Kejar 7.000 Sasaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:47 WITA

Tekan Stunting di Wekeke, Pemdes Soroti Pola Asuh dan Perkuat Edukasi Keluarga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Gempa Susulan Masih Mengguncang, Nakes Malaka Tetap Layani Warga di Pesisir Ende

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:24 WITA

Dari Malaka untuk Flores, PMI Malaka Nyalakan Seribu Lilin dan Gelar Doa Bersama di Lapangan Umum Betun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:08 WITA

Bidan RSUPP Betun Raih Juara Malaka Idol 2026, Rawat Pasien Sekaligus Rawat Mimpi Bernyanyi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:20 WITA

RSUPP Betun Gelar Sayembara Logo untuk Membangun Identitas Visual Rumah Sakit

Berita Terbaru