Laskarmalaka.com || Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran atau yang akrab disapa SBS, menekankan bahwa pembangunan bukan sekadar slogan, melainkan proses nyata yang dapat dilihat dan dirasakan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan dalam syukuran satu tahun pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Malaka di Taman Eden, Kamis (20/2/2026).
Dalam sambutannya, SBS menjelaskan filosofi pembangunan secara sederhana namun membumi. “Definisi membangun itu dari yang tidak ada menjadi ada. Misalnya jalan menuju Taman Eden ini dulu tidak ada, sekarang sudah ada. Itu namanya membangun,” ujarnya.
Menurut SBS, pembangunan tahap awal sering dimulai dari membuka akses dan menghadirkan sesuatu yang sebelumnya tidak tersedia. Tahap peningkatan kualitas baru dilakukan setelah fondasi itu ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nanti baru kita tingkatkan kelas jalannya. Tapi yang terpenting sudah ada pembangunan,” tambahnya.
SBS juga menekankan pembangunan adalah proses bertahap, tidak hanya soal jalan atau infrastruktur. Ia menggambarkan pembangunan sebagai perubahan dari yang pendek menjadi tinggi, dari yang sempit menjadi luas, dan dari yang dangkal menjadi dalam.
Momentum satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menurut SBS, menjadi momen evaluasi capaian sekaligus memperkuat komitmen untuk melanjutkan pembangunan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.**



Ikuti Kami
Subscribe


















