Menurut dia, kepala desa memiliki peran penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia dini, baik yang berpendidikan maupun tidak.
Selain menyasar para orang tua, sosialisasi juga akan difokuskan kepada pelajar tingkat SD hingga SMA. Kelompok usia tersebut dinilai rentan sehingga perlu dibekali pemahaman mengenai perlindungan diri dan keberanian melapor apabila mengalami kekerasan.
Andreas juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, sejumlah pelaku kasus pelecehan seksual, kekerasan terhadap anak, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kini ditahan di Lapas Atambua sebagian besar berasal dari wilayah Malaka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisi ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa pencegahan harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan setiap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada dinas terkait maupun aparat penegak hukum.
“Kami akan memastikan korban mendapat perlindungan dan pendampingan. Yang terpenting, keluarga korban tidak merasa sendiri,” ujar Andreas.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















