LaskarMalaka.com || Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Bupati Malaka,dr.Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui program pengolahan lahan gratis bagi petani. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat masa tanam, serta meringankan beban biaya petani di seluruh wilayah Kabupaten Malaka.
Hingga 3 November 2025, program tersebut telah menjangkau 1.782,45 hektar, atau sekitar 59,42 persen dari total target 3.000 hektar. Lahan yang sudah diolah tersebar di 12 kecamatan yang menjadi sentra pertanian di Kabupaten Malaka. Pemerintah menargetkan seluruh kegiatan pengolahan lahan rampung pada awal Desember 2025, sehingga petani dapat segera melakukan penanaman menjelang musim hujan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Laurens Bere, menjelaskan bahwa program pengolahan lahan gratis ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani, khususnya dalam menghadapi tantangan biaya produksi yang terus meningkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selama ini biaya olah tanah menjadi salah satu kendala utama bagi petani, terutama bagi mereka yang memiliki lahan luas namun keterbatasan alat dan tenaga. Melalui program ini, pemerintah hadir langsung membantu agar petani bisa fokus pada penanaman dan pengelolaan hasil,” ujar Laurens Bere di Betun, Senin (3/11/2025).
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















