Laskarmalaka.com || Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka mulai menelusuri dugaan kelalaian penanganan pasien melahirkan di Puskesmas Sarina, Kecamatan Botin Leobele, yang mengakibatkan bayi dari Adelina Bubu tidak tertolong dan sang ibu dirujuk dalam kondisi kritis. Di tengah sorotan publik, Kepala Puskesmas Sarina, Maria Yofrida Seran, menjadi perhatian karena belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Paskalia Frida Fahik, menyatakan bahwa investigasi internal sedang berjalan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi pada malam 15 November 2025 tersebut.
“Kami masih telusuri,” ujar Paskalia melalui pesan singkat, Selasa (18/11/2025). Ia menegaskan, Dinkes ingin memastikan penanganan kasus dilakukan objektif dan sesuai prosedur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sorotan terhadap Puskesmas
Keluarga korban sebelumnya menyampaikan kekecewaan atas lambannya penanganan di Puskesmas Sarina. Mereka menyebut tidak ada dokter di tempat dan bidan tidak mengambil tindakan medis karena menunggu keputusan atasan.
Namun, hingga laporan ini disusun, Kepala Puskesmas Sarina belum memberikan keterangan resmi. Sikap tersebut dipandang sejumlah pihak sebagai upaya menunggu hasil penelusuran dinas agar informasi yang diberikan tidak menimbulkan spekulasi baru. Dalam praktik pelayanan kesehatan, pejabat penanggung jawab fasilitas seringkali diminta menyampaikan pernyataan hanya setelah audit internal memastikan kronologi sebenarnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















