Dinkes Malaka Gelar Verifikasi MPDN dan Audit Maternal Perinatal: Upaya Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 20 November 2025 - 21:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 76 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laskarmalaka.com || Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Verifikasi dan Analisis Data Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) serta Audit Maternal Perinatal (AMP) pada Kamis,(20/11/2025). Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Puskemas Puskesmas,Rumah Sakit, dan berbagai organisasi kesehatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Frida Fahik menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa kematian ibu dan neonatal bukan sekadar angka statistik, tetapi tragedi yang seharusnya menjadi pembelajaran untuk memperbaiki sistem layanan kesehatan.

READ  Kabupaten Malaka dan Gunung Kidul Gelar Program PKL Sister Dinas Kesehatan dan Puskesmas

Dalam paparannya, disampaikan perkembangan data kematian ibu dan neonatal selama lima tahun terakhir:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kematian Ibu:

2021: 5 kasus

2022: 5 kasus

2023: 4 kasus

2024: 5 kasus

s.d. Oktober 2025: 3 kasus

Kematian Neonatal:

2021: 15 kasus

2022: 22 kasus

2023: 23 kasus

2024: 19 kasus

s.d. Oktober 2025: 22 kasus

Dalam pertemuan ini juga disoroti bahwa mayoritas kematian ibu dan neonatal berkaitan dengan “three delays” atau tiga keterlambatan, yaitu:

1. Keterlambatan mengenali tanda bahaya dan mengambil keputusan.

2. Keterlambatan mencapai fasilitas kesehatan.

3. Keterlambatan memperoleh pelayanan yang tepat dan cepat di fasilitas kesehatan.

READ  Hadiri Sabtu Haleluya, Bupati Malaka Apresiasi Megahnya Gereja Kaputu

Kondisi ini mengindikasikan perlunya pembenahan menyeluruh, baik dari sisi edukasi masyarakat, sistem rujukan, maupun kualitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan verifikasi dan audit ini bertujuan memastikan akurasi data kematian, kesesuaian dengan rekam medis, serta menilai apakah kematian tersebut sebenarnya dapat dicegah. Melalui audit yang komprehensif, diharapkan diperoleh rekomendasi yang dapat langsung diterapkan di lapangan.

Beberapa poin penting yang ditekankan kepada seluruh fasilitas kesehatan meliputi:

1.Pelaporan kematian ibu dan bayi dalam 1 x 24 jam.

2.Verifikasi data yang ketat oleh tim, termasuk kesesuaian dengan rekam medis dan hasil AMP.

READ  Dari Lapangan Sekolah ke Panggung Nasional, Atlet Muda SMAN Harekakae Bersinar

3.Analisis objektif dan berbasis data.

4.Penguatan koordinasi antara Puskesmas dan rumah sakit, terutama untuk kasus rujukan dan komplikasi.

5.Pelibatan lintas sektor untuk menghasilkan rekomendasi yang aplikatif.

6.Pemanfaatan hasil verifikasi dan audit sebagai dasar perbaikan layanan, bukan hanya pemenuhan administrasi.

Menutup kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan menegaskan bahwa seluruh upaya ini bertujuan menekan angka kematian ibu dan bayi di Malaka. Ia berharap pada tahun mendatang tidak ada lagi kasus kematian maternal maupun neonatal.

“Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi komitmen moral dan profesional kita untuk mencegah kematian yang seharusnya dapat dicegah,” tegasnya.**

Berita Terkait

Bakti Sosial di Motamasin, Tim Dokter Gigi Malaka Periksa Kesehatan Gigi Anak-Anak Perbatasan
Dokter Spesialis Minta Agar Pasien Diabetes Segera Ke Rumah Sakit Sebelum Mengalami Komplikasi 
Bupati Malaka Ancam Copot Kepala Puskesmas yang Abaikan Kebersihan
Waow!!!! Di Bawah Kepemimpinan SBS–HMS, Pemkab Malaka Sabet UHC Award 2026 Kategori Pratama
UHC Award 2026 untuk Malaka, dr. Oktelin: Tak Boleh Ada Warga Takut Berobat
Kabupaten Malaka dan Gunung Kidul Gelar Program PKL Sister Dinas Kesehatan dan Puskesmas
Dinkes Malaka Gelar Layanan Kesehatan Gratis pada Peringatan HKN ke-61
Dinas Kesehatan Malaka Dorong Deteksi Dini, Capaian Penemuan Kasus TBC Capai 49 Persen
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:56 WITA

SSB Malaka Barat Bangkit di Babak Kedua, Tundukkan Rinhat 3-1 pada Pekan Ke-6 Liga 1 U-16 Piala Bupati Malaka Seri II

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:51 WITA

Piala Bupati Malaka U-14 Seri II 2026 Memanas, Selisih Poin Tipis Warnai Klasemen

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WITA

Klasemen Sementara Persaingan Piala Bupati Malaka Seri II 2026 U-12 Kian Sengit. Pelatih Tiap SSB Perlu Tingkatkan Performa Tim

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:10 WITA

Jangan Lupa Saksikan!! Tiga Kategori Umur Siap Panaskan Pekan Ke-5 Liga Bupati Malaka Seri II di Haitimuk

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:46 WITA

SSB PS Malaka All Star Tahan Imbang Juara Bertahan Soeratin Cup U-17 NTT 2025 Dalam Laga Friendly Match 

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:51 WITA

Bentuk Dukungan terhadap Program Olahraga Berprestasi SBS-HMS, Masyarakat Bangun Pagar Lapangan SSB Rinhat

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:40 WITA

Tingkatan Fasilitas Olahraga, Dukung Program Olahraga Berprestasi SBS-HMS

Senin, 6 April 2026 - 03:57 WITA

SSB PS Malaka: Investasi Jangka Panjang Sepakbola Kabupaten Malaka Gagasan SBS-HMS 

Berita Terbaru