Laskarmalaka.com || Program Pacul Tanah Gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) menunjukkan hasil positif. Hingga akhir Oktober 2025, lahan yang sudah diolah mencapai 1.600 hektare dari target 3.000 hektare.
Bupati SBS menegaskan, keberhasilan program ini diharapkan berdampak langsung pada ketahanan pangan daerah. “Jika seluruh lahan yang diolah dapat ditanami dan dirawat dengan baik, rakyat Malaka akan berkelimpahan makanan tahun depan,” ujarnya saat menyerahkan bantuan alat dan sarana pertanian kepada kelompok tani, Senin (27/10/2025).
Menurut Dinas Pertanian, proses pengolahan lahan menggunakan 26 unit traktor, 25 di antaranya merupakan bantuan Kementerian Pertanian. Pemerintah daerah juga tengah memperbaiki traktor lama (2016–2020) yang rusak. Namun, perbaikan terkendala ketersediaan suku cadang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
SBS menambahkan, tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan teknisi akan mendapatkan pelatihan khusus agar mampu melakukan perawatan mesin secara mandiri.
Program Pacul Tanah Gratis merupakan bagian dari visi SBS–HMS untuk memperkuat sektor pertanian dan memastikan kemandirian pangan masyarakat Malaka melalui dukungan sarana, prasarana, serta pendampingan bagi petani di seluruh kabupaten.**



Ikuti Kami
Subscribe


















