“Kami bersyukur dengan awal yang positif ini. Anak-anak bermain dengan semangat dan disiplin. Namun perjalanan masih panjang dan kami akan terus melakukan evaluasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, keikutsertaan Aintasi bukan semata mengejar hasil instan, melainkan bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk melahirkan pemain berkualitas dari Malaka Tengah.
Munculnya Aintasi juga memperketat persaingan di Liga 1. Dengan hadirnya tim-tim baru yang kompetitif, peluang lahirnya juara baru di Piala Bupati Malaka tahun ini semakin terbuka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ajang ini sendiri menjadi salah satu pilar penting dalam pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka, sekaligus wadah untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding pemain muda.
Kini, perhatian publik tertuju pada langkah selanjutnya Aintasi—apakah mampu menjaga konsistensi dan melanjutkan tren positif hingga akhir kompetisi.
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















