Dirinya mengaku, hingga saat ini kontraktor pelaksana proyek tersebut tidak menyampaikan masalah apa yang dialami sehingga air ini tidak di alirkan kepada masyarakat.
“Sejak Pembangunan bak penampung dan instalasi pipa selesai, kontraktor pelaksana tidak pernah britahu kendala apa sehingga air ini tidak bisa mengalir ke rumah warga, seharunya beritahu saya sebagai kepala wilayah kendala apa yang dialami untuk di sampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat jangan bertanya-tanya,” tandasnya
Salah satu masyarakat desa Barene, dusun Laluan Nikolas Bere ketika di temui media ini membenarkan bahwa proyek SPAM perpipaan ini sejak selesai dikerjakan airnya tidak di alirkan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Memang benar sejak pekerjaan ini selesai kami tidak pernah merasakan manfaatnya, seharusnya proyek ini selesai airnya langsung di alirkan kepada masyarakat,”katanya
Terkait ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Cipta Karya Kabupaten Malaka dan Kontraktor CV. Demian Abadi dikonfirmasi media ini pada sabtu malam via WhatsApp tapi belum merespon hingga berita ini diturunkan.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















