Kobalima Timur: 24,27 ha dari 20 ha (121,35%)
Io Kufeu: 41,17 ha dari 40 ha (102,93%)
Selain itu, Malaka Barat dan Weliman menjadi penyumbang terbesar dari sisi luasan lahan yang diolah, masing-masing 385,09 hektar dan 440,12 hektar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski secara umum capaian program cukup baik, beberapa kecamatan dinilai masih perlu percepatan. Salah satunya Kobalima, yang baru mencapai 49,64 persen atau 248,18 hektar dari target 500 hektar.
Pemerintah daerah berencana mempercepat distribusi traktor TR-4 guna mendukung kecamatan yang belum memenuhi target. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan percepatan olah lahan berjalan merata di seluruh wilayah.
Program olah lahan gratis menjadi salah satu strategi utama Pemkab Malaka dalam meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan memperkuat ketahanan pangan. Dengan percepatan pengolahan tanah, petani diharapkan dapat memulai penanaman lebih awal pada awal musim hujan sehingga produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















