“Kami ingin anak-anak terbiasa menghadapi tekanan sejak dini. Sepak bola bukan hanya soal teknik, tetapi juga mental dan keberanian mengambil keputusan di lapangan. Karena itu, sistem tanpa hasil imbang ini kami terapkan sebagai bagian dari proses latihan,” ujarnya Kepada media ini, Selasa 27 Januari 2026 di Betun.
Ia menambahkan bahwa Bupati Malaka Cup I 2026 tidak semata-mata berorientasi pada hasil akhir, tetapi lebih pada proses pembinaan jangka panjang.
“Menang dan kalah adalah bagian dari pembelajaran. Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding yang berkualitas serta membangun mental juara sejak usia dini,” tambahnya.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















