<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Sosial Malaka Dorong Pemberdayaan Warga Melalui Peternakan Ayam Petelur Arsip - LaskarMalaka.Com</title>
	<atom:link href="https://www.laskarmalaka.com/tag/dinas-sosial-malaka-dorong-pemberdayaan-warga-melalui-peternakan-ayam-petelur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.laskarmalaka.com/tag/dinas-sosial-malaka-dorong-pemberdayaan-warga-melalui-peternakan-ayam-petelur/</link>
	<description>Portal Malaka Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 01:13:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.laskarmalaka.com/wp-content/uploads/2025/01/512-85x85.png</url>
	<title>Dinas Sosial Malaka Dorong Pemberdayaan Warga Melalui Peternakan Ayam Petelur Arsip - LaskarMalaka.Com</title>
	<link>https://www.laskarmalaka.com/tag/dinas-sosial-malaka-dorong-pemberdayaan-warga-melalui-peternakan-ayam-petelur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinas Sosial Malaka Dorong Pemberdayaan Warga Melalui Peternakan Ayam Petelur</title>
		<link>https://www.laskarmalaka.com/dinas-sosial-malaka-dorong-pemberdayaan-warga-melalui-peternakan-ayam-petelur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[LaskarMalaka.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 01:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Sosial Malaka Dorong Pemberdayaan Warga Melalui Peternakan Ayam Petelur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.laskarmalaka.com/?p=3089</guid>

					<description><![CDATA[<p>Laskarmalaka.com &#124;&#124; Di tengah tenangnya suasana Desa Umanen Lawalu, suara ayam berkokok kini bukan lagi sekadar penanda pagi. Dari kandang sederhana milik Kelompok Bagaya...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.laskarmalaka.com/dinas-sosial-malaka-dorong-pemberdayaan-warga-melalui-peternakan-ayam-petelur/">Dinas Sosial Malaka Dorong Pemberdayaan Warga Melalui Peternakan Ayam Petelur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.laskarmalaka.com">LaskarMalaka.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Laskarmalaka.com ||</strong> Di tengah tenangnya suasana Desa Umanen Lawalu, suara ayam berkokok kini bukan lagi sekadar penanda pagi. Dari kandang sederhana milik Kelompok Bagaya Umanen Lawalu, suara itu berubah menjadi tanda tumbuhnya harapan baru bagi masyarakat desa.</p>
<p>Kelompok yang dibina Dinas Sosial Kabupaten Malaka tersebut perlahan mulai menikmati hasil dari usaha peternakan ayam petelur yang mereka kelola bersama. Dengan 94 ekor ayam petelur, kelompok itu mampu menghasilkan sekitar 106 butir telur setiap hari.</p>
<p>Telur-telur tersebut kemudian dipasarkan kepada masyarakat dengan harga Rp2.000 per butir. Bagi sebagian orang, angka itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi warga desa, setiap butir telur memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar nilai jual.</p>
<p>Telur-telur itu menjadi simbol perjuangan dan bukti bahwa bantuan pemerintah dapat bertumbuh menjadi sumber penghidupan ketika dikelola dengan kerja keras dan semangat kebersamaan.</p>
<p>Ketua Kelompok Bagaya Umanen Lawalu, Andreas Klau, mengatakan usaha peternakan tersebut mulai membantu ekonomi anggota kelompok sekaligus memberi harapan baru bagi keluarga mereka.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.laskarmalaka.com/dinas-sosial-malaka-dorong-pemberdayaan-warga-melalui-peternakan-ayam-petelur/">Dinas Sosial Malaka Dorong Pemberdayaan Warga Melalui Peternakan Ayam Petelur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.laskarmalaka.com">LaskarMalaka.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
